Sabtu, 21 Januari 2023

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran

 

Lokasi

SLB Negeri 2 Indramayu

Lingkup Pendidikan

SDLB-C

Tujuan yang ingin dicapai

Meningkatkan kemampuan peserta didik tunagrahita ringan kelas  IV SDLB dalam menggosok gigi secara benar dan mandiri.

Penulis

Gaos, S. Pd

Tanggal

19 Januari 2023

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

Latar belakang masalah dari praktik pembelajaran ini adalah:

-   Peserta didik tunagrahita kelas IV mampu memahami alat dan bahan yang digunakan untuk menggosok gigi.

-   Peserta didik tunagrahita ringan kelas IV belum mampu membandingkan gigi bersih dan kotor.

-   Peserta didik tunagrahita ringan kelas IV belum memahami mempraktekkan urutan langkah- langkah menggosok gigi secara detail dengan baik dan benar.

 

Praktik pembelajaran ini sangat penting untuk dibagikan karena:

1.    Dapat memperbaiki hasil belajar peserta didik tunagrahita ringan terutama dalam memahami alat dan bahan yang digunakan untuk menggosok gigi.

2.    Praktik pembelajaran ini bisa memotivasi saya untuk mendesain pembelajaran yang menarik dan inovatif

3.    Praktik pembelajaran ini bisa menjadi referensi dan inspirasi serta motivasi bagi guru-guru lain dalam menghadapi permasalahan pembelajaran ini

 

Peran dan tanggung jawab saya sebagai pendidik dalam praktik pembelajaran ini adalah bertanggung jawab dalam mendesain pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan bisa mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran berupa MA, bahan ajar, media, LKPD, evaluasi, dan melaksanakan pembelajaran sesuai perangkat yang dibuat.

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

Setelah saya melakukan identifikasi masalah melalui observasi, wawancara guru dan orang tua, serta kajian teori, maka didapatkan  beberapa tantangan yaitu:

1.    Kemampuan menggosok gigi peserta didik belum terlatih dilihat dari  kurangnya pemahaman peserta didik dalam melakukan urutan menggosok gigi dengan baik dan benar.

2.    Karakteristik peserta didik tunagrahita ringan yang memiliki kemampuan berpikir yang terbatas dan mudah lupa, ketika diberikan pembelajaran cara melaksanankan dan menggunakan alat menggosok gigi yang awalnya sudah memahami, di pertemuan selanjutnya tidak mengingatnya lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar