|
Lokasi |
SLB Negeri 2 Indramayu |
|
Lingkup Pendidikan |
SDLB-C |
|
Tujuan yang ingin
dicapai |
Meningkatkan
kemampuan peserta didik tunagrahita ringan kelas IV SDLB dalam menggosok gigi secara
benar dan mandiri. |
|
Penulis |
Gaos, S. Pd |
|
Tanggal |
19 Januari 2023 |
|
Situasi: Kondisi yang menjadi
latar belakang masalah, mengapa praktik ini
penting untuk dibagikan, apa yang
menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik
ini. |
Latar belakang masalah
dari praktik pembelajaran ini adalah: - Peserta didik
tunagrahita kelas IV mampu memahami alat dan bahan
yang digunakan untuk menggosok gigi. - Peserta didik tunagrahita ringan kelas IV belum mampu membandingkan gigi bersih dan kotor. -
Peserta didik tunagrahita ringan
kelas IV
belum memahami mempraktekkan urutan
langkah- langkah menggosok gigi secara detail dengan baik dan benar. Praktik pembelajaran ini sangat penting untuk
dibagikan karena: 1.
Dapat memperbaiki hasil belajar
peserta didik tunagrahita ringan terutama dalam
memahami
alat dan bahan yang digunakan untuk menggosok gigi. 2.
Praktik pembelajaran ini bisa memotivasi saya untuk mendesain pembelajaran yang menarik
dan inovatif 3.
Praktik pembelajaran ini bisa
menjadi referensi dan inspirasi serta motivasi bagi guru-guru lain dalam menghadapi permasalahan pembelajaran ini Peran dan
tanggung jawab saya sebagai
pendidik dalam praktik pembelajaran ini adalah bertanggung jawab dalam mendesain pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan
menyenangkan dengan menggunakan metode
dan media pembelajaran yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat
tercapai secara efektif
dan bisa mengatasi permasalahan
yang dihadapi dalam pembelajaran berupa MA, bahan ajar,
media, LKPD, evaluasi, dan melaksanakan pembelajaran sesuai perangkat yang dibuat. |
|
Tantangan : Apa saja yang
menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa
saja yang terlibat, |
Setelah
saya melakukan identifikasi masalah melalui observasi, wawancara guru dan orang tua, serta
kajian teori, maka didapatkan beberapa tantangan yaitu: 1.
Kemampuan menggosok gigi peserta
didik belum terlatih dilihat dari
kurangnya pemahaman peserta didik dalam melakukan
urutan menggosok gigi dengan baik dan benar. 2.
Karakteristik peserta
didik tunagrahita ringan yang memiliki kemampuan berpikir yang terbatas dan mudah lupa, ketika diberikan pembelajaran cara melaksanankan dan
menggunakan alat menggosok gigi yang awalnya sudah memahami, di pertemuan selanjutnya tidak mengingatnya lagi. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar